• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2365 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2733 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5284 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pekanbaru

Dengar Kalimat Terakhir Dikotak Hitam Jadi "Merinding"

Redaksi

Senin, 12 Januari 2015 07:20:00 WIB
Cetak
Dengar Kalimat Terakhir Dikotak Hitam Jadi
Ilustrasi :

PELITARIAU.COM, Kotawaringin Barat - Kotak hitam dianggap sebagai kunci yang harus ditemukan jika terjadi kecelakaan pada sebuah pesawat terbang. Namun, kunci itu tentu harus dibaca secara cermat. Mozaik-mozaik dikumpulkan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.

Membaca kotak hitam bukan perkara gampang, butuh ketekunan dan ketegaran hati bagi investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) saat melakukannya. Ketegaran hati memang dibutuhkan, sebab tak jarang bagian akhir dari percakapan dalam kotak hitam membuat merinding.

"Yang paling merinding itu waktu denger percakapan kotak hitam itu. Apalagi yang bagian akhir, itu kamu bayangkan saja orang itu udah tahu dia akan meninggal," kata Investigator KNKT, Nurcahyo Utomo,"se[erti dilansir Metrotvnews.com di Pangkalan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Jumat (9/1/2015).

Kadang membuat tim investigator terdiam ketika mendengarkan suara kalimat-kalimat terakhir dari awak pesawat. Terlebih, sebagian investigator memiliki pekerjaan sebagai pilot. Sering pula mereka mengenal sang pilot pesawat yang suaranya terekam.

Nurcahyo mengalaminya saat pertama kali ditugaskan menginvestigasi kotak hitam. Pembacaan kotak hitam pertamanya itu selalu menjadi hal yang paling diingat. Walau kini, banyak kotak hitam yang telah dibacanya.

"Pertama kali saya jadi investigator, itu saya dengar dengan empat orang, satu tim. Setelah mendengar percakapan itu, kami semua diam, hening. Beberapa menit setelah itu baru bilang, ayo rewind," kata Nurcahyo mengenang pengalaman pertamanya.

Tapi seiring waktu, dia pun terbiasa mendengar percakapan yang ada dalam kotak hitam. Sekitar 19 tahun menjadi investigator, kata-kata terakhir yang terdengar itu masih tetap perih di telinga.
"Yang paling umum terdengar itu Allahuakbar," tambah dia.

Nurcahyo menyebut, secara umum, kotak hitam selalu dapat terbaca oleh tim investigasi KNKT. Meski kondisi kotak hitam tak lagi bagus, selalu ada cara untuk membaca kotak hitam itu.

"Umumnya kita berhasil membaca kotak hitam meskipun kondisinya sudah rusak. Seperti sukhoi yang terbakar, kita bisa baca. Kalau pun rusak, kita akan melakukan berbagai cara untuk menelitinya," jelas dia.

Saat meneliti, KNKT akan melakukannya secara independen. KNKT, jelas dia, tidak dalam posisi menyalahkan orang-orang yang terlibat dalam kejadian itu. KNKT akan terus meneliti, mengapa kecelakaan itu bisa terjadi.

Ada banyak pertanyaan "mengapa" yang akan dilemparkan untuk mengungkap kejadian itu. "Kami meneliti mengapa terjadi, mengapa begini, dan mengapa bisa terjadi. Pokoknya ada banyak 'why'," tutur Nurcahyo.

Editor : Ramdana Yudha



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Nasional

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:46:07 WIB

PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.

Nasional

JMSI Jambi Audiensi Perdana dengan Gubernur Al Haris, Tegaskan Sinergi Dukung Keterbukaan Informasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:26:49 WIB

PELITARIAU, Jambi - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jambi audiens.

Terkini

  • +INDEX
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
01 Juli 2026
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen 80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 2 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 3 Bedah Rumah untuk Warakawuri Jadi Kado Istimewa Polres Meranti di Hari Bhayangkara ke-80
  • 4 Wabup Muzamil Instruksikan Seluruh Aparat Desa Dukung Percepatan Sensus Ekonomi 2026
  • 5 Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti
  • 6 Wakapolres Kepulauan Meranti Hadiri Penandatanganan MoU Desa Bebas Api PT RAPP, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
  • 7 Meriahkan Hari Bhayangkara Ke - 80 Polres Meranti Gekar Olaraga Bersama Penuh Kebersamaan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved